Firewall pada Jaringan VoIP - TEKNOLOGI LAYANAN JARINGAN

FIREWALL
Firewall adalah perangkat yang digunakan untuk mengontrol akses terhadap siapapun yang memiliki akses terhadap jaringan privat dari pihak luar. Saat ini, pengertian firewall difahami sebagai sebuah istilah generik yang merujuk pada fungsi firewall sebagai sistem pengatur komunikasi antar dua jaringan yang berlainan.
Mengingat sekarang ini banyak perusahaan yang memiliki akses ke Internet maka perlindungan terhadap aset digital perusahaan tersebut dari serangan para hacker, pelaku spionase, ataupun pencuri data lainnya, sehingga fungsi firewall menjadi hal yang sangat esensial.”
Fungsi Firewall pada Jaringan VoIP
Gambar 3.1 Ilustrasi Penerapan Firewall
FTP (File Transfer Protocol) merupakan sebuah protokol internet yang berjalan di dalam level aplikasi yang merupakan standart untuk proses transfer file antar mesin komputer dalam sebuah framework. Fungsi utama FTP sebagai protokol yang melakukan transfer file dalam suatu network yang mendukung TCP/IP Protokol.
Gambar 3.2 Fundamental Firewall, memisahkan jaringan publik dan lokal.
Gambar 3.4 Arsitektur Firewall pada Jaringan Komputer
Gambar 3.5 Skema Firewall dalam Jaringan
Gambar 3.7 Diagram VoIP
VoIP (Voice over Internet Protocol). VoIP dikenal juga dengan IP Telephony. VoIP didefinisikan sebagai suatu sistem yang menggunakan jaringan internet untuk mengirimkan data paket suara dari suatu tempat ke tempat yang lain menggunakan perantara protokol IP (Tharom, 2002).
Gambar 3.8 Contoh Sekuritas Keamanan pada VoIP yang disebut SBC (Session Border Control).
Jaringan VoIP adalah jaringan yang menyediakan layanan multimedia internet aplikasi, memiliki struktur yang cukup rumit dibanding dengan jaringan komputer.
Proses tersebut harus dirancang untuk menggambungkan control yang dapat mengatasi hal-hal seperti berikut:
· Mengidentifikasi ancaman yang berlaku
· Mengidentifikasi serangan dan meminimalkan peluang untuk serangan
· Meminimalkan dampak dari serangan (jika terjadi)
· Mengelola dan mengurangi serangan yang sukses secara tepat waktu


Keamanan pada jaringan didefinisikan pada lima kategori berikut:
1. Confidentiality,  informasi (data) hanya bisa diakses oleh pihak yang memiliki wewenang.
2. Integrity, informasi hanya dapat diubah oleh pihak yang memiliki wewenang.
3. Availability, informasi yang tersedia untuk pihak yang memiliki wewenang ketika dibutuhkan.
4. Authentication, pengirim suatu informasi dapat diidentifikasi dengan benar dan ada jaminan bahwa identitas yang didapat tidak palsu.
5. Nonrepidiation, baik pengirim maupun penerima pesan informasi tidak dapat menyangkal pengirimanpesan.

Dalam internetworking dikenal ada beberapa istilah gangguan yaitu :
1. Hacking, berupa pengrusakan pada infrastruktur jaringan yang sudah ada, misalnya pengrusakan pada sistem dari suatu server
2. Physing, berupa pemalsuan terhadap data resmi dilakukan untuk hal berkaitan dengan pemanfaatannya.
3. Deface, perubahan terhadap tampilan suatu website secara illegal.
4. Carding, pencurian data terhadap identitas perbankan seseorang, misalnya pencurian nomor kartu kredit.





.........................................................................................................................................................................................
LKP ZERO COMPUTER
PKL TKJ & MM - KURSUS KOMPUTER - SERVIS - PENJUALAN - FOTO COPY
.........................................................................................................................................................................................
More Info, Follow, Like and Share :

* HP / WA : 0857 8828 2231 / 0857 6848 8717
* G+ : Nuryono

0 Comments